
Spesifikasi dan Harga BYD M6 EV dan M6 DM yang Debut di GIIAS 2026
23 Agustus 2026 • @digital.yanginibeda
Mulai dari penggunaan harian di kawasan perkotaan hingga perjalanan jarak jauh bersama keluarga, konsumen kini dapat memilih teknologi yang paling sesuai. Generasi terbaru BYD M6 EV diproduksi sepenuhnya di Indonesia. Model terbaru ini membawa sejumlah peningkatan pada sektor performa, efisiensi, dan kenyamanan, sekaligus memperkuat lini MPV listrik BYD di pasar nasional. BACA JUGA Segmen MPV masih menjadi salah satu kategori kendaraan penumpang terbesar di Indonesia dengan kontribusi lebih dari 30% terhadap pasar otomotif nasional. Melihat tingginya kebutuhan tersebut, BYD memperkenalkan BYD M6 EV pada 2024 sebagai MPV listrik pertama BYD yang debut secara global di Indonesia. Dua tahun kemudian, tepatnya pada Mei 2026, perusahaan memperluas pilihan melalui kehadiran BYD M6 DM yang mengusung teknologi dual mode. Teknologi ini memadukan pengalaman berkendara mobil listrik dengan dukungan mesin berbahan bakar sehingga menawarkan fleksibilitas lebih bagi pengguna. Dengan hadirnya EV dan DM dalam satu lini produk, BYD ingin memberikan pilihan kendaraan energi baru yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kebiasaan berkendara, serta kondisi infrastruktur pengisian daya di berbagai wilayah Indonesia. BYD M6 EV hadir sebagai MPV listrik murni atau battery electric vehicle (BEV). Mobil ini mengusung desain dragon face yang menjadi identitas BYD, memadukan tampilan modern dan elegan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga. Generasi terbaru BYD M6 EV yang diperkenalkan di GIIAS 2026 ini juga diproduksi sepenuhnya di Indonesia sebagai bentuk komitmen BYD dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Salah satu pembaruan utama terdapat pada varian standard yang kini menggunakan baterai berkapasitas 58 kWh, meningkat dari generasi sebelumnya. Dengan kapasitas tersebut, jarak tempuhnya mencapai 450 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sementara itu, varian extended range tetap menggunakan BYD blade battery berteknologi lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 71,8 kWh yang mampu menempuh perjalanan hingga 530 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Teknologi blade battery dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi, daya tahan yang panjang, serta dirancang untuk menjaga performa baterai dalam penggunaan jangka panjang. Pada sektor performa, BYD M6 EV menggunakan motor listrik bertipe permanent magnet synchronous yang menggerakkan roda depan. Varian standard kini menghasilkan tenaga maksimum 150 kW atau sekitar 204 dk, dengan torsi puncak 310 Nm. Tenaga tersebut memungkinkan mobil berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,9 detik, memberikan karakter berkendara yang responsif sekaligus halus tanpa perpindahan gigi seperti kendaraan bermesin konvensional. Untuk mendukung mobilitas sehari-hari, BYD M6 EV mendukung pengisian daya menggunakan AC charging di rumah maupun DC fast charging hingga 115 kW. Melalui pengisian cepat tersebut, kapasitas baterai dapat meningkat dari 30% menjadi 80% hanya dalam waktu sekitar 19 menit. Mobil ini juga dilengkapi fitur vehicle-to-load (V2L) yang memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik bagi berbagai perangkat elektronik saat beraktivitas di luar ruangan. Secara dimensi, BYD M6 EV memiliki panjang sekitar 4,7 meter, lebar 1,8 meter, dan wheelbase sepanjang 2,8 meter, dengan ground clearance setinggi 170 mm sehingga tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi jalan. Kabin BYD M6 EV menawarkan konfigurasi tempat duduk tujuh penumpang maupun enam penumpang dengan captain seat pada varian tertentu. Interiornya dibekali layar infotainment berukuran 12,8 inci yang dapat diputar secara elektrik antara posisi horizontal dan vertikal, dipadukan dengan panel instrumen full LCD 10,25 inci untuk menampilkan berbagai informasi kendaraan. BYD juga menggunakan column shifter yang membuat area konsol tengah lebih lega, serta melengkapinya dengan berbagai fitur modern, seperti pengisian daya nirkabel, sistem pendingin udara otomatis, dan panoramic sunroof pada varian tertinggi. Dari sisi keselamatan, BYD M6 EV dibangun menggunakan struktur bodi yang kokoh dengan rem cakram di keempat roda serta enam airbag . Mobil ini juga dibekali paket advanced driver assistance system (ADAS) yang mencakup adaptive cruise control , automatic emergency braking , blind spot detection , lane departure warning , hingga kamera 360 derajat untuk membantu pengemudi saat bermanuver maupun parkir. Sebagai bagian dari penyegaran lini M6 di Indonesia, BYD M6 EV Standard dipasarkan dengan harga Rp 395 juta. BACA JUGA Berbeda dengan BYD M6 EV yang sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik, model BYD M6 DM ini mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik melalui teknologi DM-i superhybrid. Pendekatan tersebut memberikan efisiensi tinggi sekaligus menghadirkan fleksibilitas bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh tanpa harus bergantung sepenuhnya pada stasiun pengisian daya. Pada sektor performa, BYD M6 DM dibekali mesin bensin 1.500 cc empat silinder dengan siklus pembakaran atkinson cycle yang dipadukan dengan motor listrik bertipe permanent magnet synchronous . Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi dedicated hybrid transmission (DHT) yang dirancang khusus untuk kendaraan hibrida. Kombinasi tersebut menghasilkan karakter berkendara yang halus, responsif, dan tetap efisien, dengan kemampuan berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar sembilan detik. Salah satu keunggulan utama BYD M6 DM terletak pada efisiensi konsumsi energi dan jarak tempuhnya. Mobil ini menggunakan BYD blade battery berbasis teknologi lithium iron phosphate (LFP) yang dikenal memiliki tingkat keamanan dan daya tahan tinggi. Saat beroperasi dalam mode listrik murni, kendaraan mampu menempuh jarak hingga sekitar 110 kilometer tanpa menggunakan bahan bakar. Sementara itu, ketika baterai terisi penuh dan tangki bensin berada dalam kondisi penuh, total jarak tempuh gabungannya diklaim dapat melampaui 1.000 kilometer, sehingga cocok digunakan untuk perjalanan antarkota maupun perjalanan keluarga jarak jauh. Selain efisien, BYD M6 DM juga dibekali fitur vehicle-to-load (V2L) yang memungkinkan baterai kendaraan memasok listrik ke berbagai perangkat elektronik eksternal. Fitur ini dapat dimanfaatkan saat berkemah, piknik, maupun aktivitas luar ruangan yang membutuhkan sumber daya listrik tambahan. Memasuki kabin, BYD M6 DM menawarkan ruang yang lega berkat dimensi bodi sepanjang sekitar 4,7 meter dengan wheelbase mencapai 2,8 meter. Tata letak interior dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang, dengan pilihan konfigurasi tujuh penumpang maupun enam penumpang yang menggunakan captain seat pada baris kedua. Nuansa modern semakin terasa melalui hadirnya layar hiburan berukuran 12,8 inci yang dapat diputar secara elektrik antara posisi horizontal dan vertikal. Sistem infotainment tersebut telah mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, serta dipadukan dengan panel instrumen digital full LCD yang menyajikan berbagai informasi kendaraan secara real-time . Pada varian tertinggi, BYD juga melengkapi kabin dengan panoramic sunroof untuk memberikan kesan lapang dan meningkatkan kenyamanan selama perjalanan. Aspek keselamatan turut menjadi perhatian utama. BYD M6 DM menggunakan suspensi depan independen yang dipadukan dengan rem cakram pada keempat roda untuk menghasilkan pengendalian yang stabil. Mobil ini juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan aktif dan pasif, mulai dari airbag di sejumlah titik, electronic stability control (ESC), hingga teknologi ADAS. Paket ADAS tersebut mencakup fitur adaptive cruise control , automatic emergency braking , blind spot detection , serta kamera 360 derajat yang membantu pengemudi saat bermanuver maupun parkir di area sempit. Harga BYD M6 DM di Indonesia dibagi menjadi lima varian, dengan rentang harga Rp 298 juta hingga Rp 390 juta (OTR Jakarta). Berikut ini perincian harganya: BACA JUGA Melalui BYD M6, perusahaan menawarkan dua teknologi kendaraan energi baru yang memiliki karakteristik berbeda. Teknologi battery EV sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber penggerak sehingga tidak menghasilkan emisi gas buang selama berkendara. Sistem ini menawarkan efisiensi energi tinggi, biaya operasional yang rendah, serta pengalaman berkendara yang halus dan senyap. Sementara itu, teknologi dual mode (DM) menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin dalam satu sistem. Motor listrik tetap menjadi penggerak utama, sedangkan mesin bensin akan aktif secara otomatis ketika dibutuhkan untuk menjaga efisiensi atau menambah jarak tempuh kendaraan. Melalui dua pendekatan tersebut, BYD memberikan keleluasaan kepada konsumen untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari. Melengkapi jajaran produknya di GIIAS 2026, BYD juga memperkenalkan warna baru lavender grey untuk BYD Seal yang dipasarkan dengan harga Rp 869 juta dan BYD Sealion 7 dengan harga Rp 879 juta. Selama GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, pengunjung juga dapat mengikuti sesi test drive untuk mencoba langsung performa BYD M6 EV terbaru maupun BYD M6 DM. 1 Kabut Asap Karhutla Palembang Makin Pekat, Sekolah Kurangi Aktivitas 2 Gempa NTT Rusak 18.082 Infrastruktur di Manggarai Timur 3 Pengacara Nikita Mirzani Buka Suara Soal Rekaman Suara dari Lapas 4 Kemerdekaan Palestina Mustahil Terjadi jika 2 RUU Israel Ini Disahkan 5 Puncak 29 Muria Ramai Pendaki Saat Libur Akhir Pekan Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Pontianak 1.000 Kacamata Gratis untuk Warga Jakarta Utara Operasional Rumah Sakit Lapangan Ruteng Cita Rasa Nusantara, Budaya dan Tradisi Indonesia di Jantung Kota Jakarta B -FILES Arah Moneter Seusai Mundurnya Perry Warjiyo Karhutla: Mereka Membakar, Negara Membayar Semesta Berpesta: Saat Pesta Kemerdekaan Bersama Pesta Kepedulian 81 Tahun Merdeka: Mengejar Ketertinggalan, Membangun Kemandirian





